SOAL :
1. Sebagai calon guru Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), nilai-nilai atau hikmah apa yang akan Anda tekankan kepada siswa saat mengajarkan materi tentang era Bani Abbasiyah? Mengingat masa tersebut merupakan puncak keemasan peradaban Islam di berbagai bidang, bagaimana Anda mengontekstualisasikan nilai-nilai kemajuan dan kecintaan pada ilmu pengetahuan tersebut agar relevan dengan kehidupan nyata siswa di era modern saat ini?
2. Sebagai pendidik, bagaimana Anda menanamkan optimisme dan menjelaskan kepada siswa bahwa kejayaan peradaban Islam—seperti halnya kebangkitan intelektual yang berpusat di Baitul Hikmah—sangat mungkin untuk kembali terwujud di masa depan? Argumen serta inspirasi historis apa yang akan Anda bangun di dalam kelas untuk meyakinkan mereka bahwa generasi muda saat ini memegang peranan krusial dalam merintis kembali kebangkitan tersebut?
3. Materi sejarah sering kali dianggap oleh sebagian siswa sebagai pelajaran yang statis dan didominasi oleh hafalan teks. Sebagai calon guru, bagaimana Anda mengemas ulang narasi sejarah dalam SKI agar tidak lagi terasa seperti rentetan masa lalu yang kaku, melainkan menjadi sebuah cerita yang hidup, berjiwa, dan mampu membangkitkan rasa ingin tahu siswa di dalam kelas?
4. Siswa Generasi Alpha tumbuh terintegrasi dengan pesatnya teknologi digital, yang secara langsung memengaruhi gaya belajar dan cara berinteraksi mereka. Pendekatan pembelajaran atau media berbasis teknologi/digital seperti apa yang akan Anda terapkan dalam kelas SKI? Berikan rasionalisasi mengapa desain pembelajaran tersebut paling efektif untuk karakteristik unik generasi ini.
5. Dari seluruh rangkaian
peristiwa, tokoh, dan dinamika sejarah yang disampaikan dalam kurikulum SKI,
apa esensi utama atau karakter inti yang sebenarnya ingin Anda bentuk dalam
diri siswa? Bagaimana Anda memastikan dan mengevaluasi bahwa hasil pembelajarannya
benar-benar terinternalisasi dalam sikap dan pola pikir mereka, sehingga
melampaui sekadar tuntutan menghafal fakta, tahun, atau nama-nama tokoh sejarah
semata?
Ketentuan Pengerjaan dan Pengumpulan Tugas:
Format Dokumen: Tugas dikerjakan menggunakan Microsoft Word dengan ukuran kertas A4.
Halaman Sampul: Sertakan cover tugas dan buatlah sedemikian rupa agar tampak rapi, menarik, dan profesional.
Integritas Akademik (Penting): Dilarang keras melakukan plagiarisme atau menyalin pekerjaan teman. Apabila terbukti ada kesamaan hasil pengerjaan, maka nilai UAS akan dibatalkan/tidak diberikan.
Metode Pengumpulan: Tugas tidak perlu dicetak (hardcopy). Silakan kumpulkan soft file secara kolektif melalui ketua kelas, yang selanjutnya akan diunggah ke dalam satu folder Google Drive kelas.
Posting Komentar untuk "Soal UAS MK Telaah Materi Sejarah dan Kebudayaan Islam UNIKHAMS 2026"