Alhamdulillah, Karya terbaru kami dapat terselesaikan di tgl 13 Januari 2026. Buku sederhana kami yang kami beri judul Dzikir Manaqib Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani Di Pesantren Al-Qodiri, Potret Jama'ah, Motivasi, dan Makna Spiritual, adalah sebuah buku hasil diskusi di kelas antara kami dengan para mahasiswa Universitas Islam KH Achmad Muzakki Syah dan hasil wawancara mereka kepada para Jama'ah Manaqib Pesantren Al-Qodiri. Secara umum, buku ini adalah ingin memotret sebenarnya apa yang menjadi motivasi kuat para jama'ah manaqib ini mengikuti Dzikir Manaqib di Pesantren Al-Qodiri.
Karena yang mengikuti Dzikir Manaqib di Pesantren Al-Qodiri ini bukan hanya dari sekitar Jember, namun dari berbagai kota, misal Bondowoso, Situbondo, Banyuwangi, Pasuruan, Lumajang, Surabaya, Kediri, Jakarta, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, bahkan Malaysia, dan bahkan Perdana Menteri Malaysia, Datok Seri Anwar Ibrahim pernah datang ke Pesantren Al-Qodiri untuk meminta Doa kepada Beliau, Imam Besar Dzikir Manaqib Pesantren Al-Qodiri sekaligus Pendiri dan Pengasuh Pesantren Al-Qodiri 1 Jember.
Tidak hanya itu saja, Misal seperti Mantan Presiden Indonesia, Susilo Bambang Sudhoyono (SBY) juga pernah sowan secara langsung ke Pesantren Al-Qodiri kisaran tahun 2006-2007, sebab beliau Kiai Muzakki dipercaya adalah yang telah menjelaskan bahwa Cahaya Kepimimpinan Indonesia telah ada pada beliau Susilo Bambang Yudhoyono, yang akhirnya terbukti beliau terpilih menjadi presiden Republik Indonesia dua Periode. Juga Mantan Presiden Jokowi Pernah ke Pesantren Al-Qodiri juga para menteri dan para pejabat negara, misal Khofifah Indar Parawansa, Muhaimin Iskandar, Pakde Karwo, Gus IPul, Mahfud MD, dan puluhan menteri yang ke Pesantren Al-Qodiri.
Hal itulah yang menjadikan menarik untuk kami teliti, oleh karena itu kami mencoba memotret motivasi para jama'ah manaqib di Pesantren Al-Qodiri saat jum'at manis.
bagi teman-teman yang ingin membaca buku ini, silahkan klik link dibawah ini dan jangan follow website ini agar anda selalu mendapatkan notifasi terbaru dari kami saat kami posting artikel baru.
Selamat membaca, klik disini
Terima kasih untuk teman-teman yang telah berjuang susah payah demi terselesaikannya buku ini, yang rela bersusah payah hingga pulang larut malam demi menyelesaikan buku ini. Ucapan terima kasih terkhusus kami berikan kepada Mbak Ahlus Sa'adah yang telah membantu mengumpulkan hasil wawancara tersebut dan menyulap menjadi tulisan yang akhrinya mudah untuk dibaca. Semoga buku ini membawa manfaat dan berkah untuk kita semua.
Manakala ada tulisan yang kuran berkenan di hati para pembaca, mohon maaf yang sebesar-besarnya dan kami sangat menerima kritik yang membangun, bukan kritik yang menghancurkan motivasi kami untuk selalu berkarya. Karena memang mudah menjadi komentator sepakbola, padahal ia sendiri saat diminta menjadi pemain sepabola, belum tentu mampu. Begitu juga pembuatan buku ini.
Selamat membaca dan salam literasi!

Posting Komentar untuk "Buku: Dzikir Manaqib Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani Di Pesantren Al-Qodiri"