Perbedaan Valid dan Reliabel
1. Valid (Validitas)
Validitas adalah tingkat ketepatan tes dalam mengukur apa yang seharusnya diukur.
Artinya:
Jika tujuan tes adalah mengukur pemahaman akhlak, maka soal harus benar-benar mengukur akhlak, bukan mengukur kemampuan matematika, hafalan yang tidak relevan, atau kecepatan membaca.
Ciri tes valid:
-
Isi sesuai kompetensi
-
Bahasa jelas
-
Tidak menyimpang dari tujuan pembelajaran
-
Materi sesuai kurikulum
Contoh:
Tujuan: mengukur pemahaman siswa tentang salat jama’ qashar
Soal valid: “Sebutkan syarat diperbolehkannya salat jama’ qashar.”
Soal tidak valid: “Hitung jarak perjalanan dari rumah ke kota X menggunakan peta berikut!”
Soal kedua tidak valid karena mengukur geografi, bukan materi fikih.
2. Reliabel (Reliabilitas)
Reliabilitas adalah tingkat konsistensi hasil tes jika diberikan berulang kali.
Artinya:
Jika tes diulang kepada siswa dalam kondisi yang sama, hasilnya relatif tetap.
Ciri tes reliabel:
-
Soal jelas dan tidak ambigu
-
Instruksi mudah dipahami
-
Hasil tes stabil dari waktu ke waktu
-
Mengurangi faktor kebetulan
Contoh:
Satu paket soal PAI diberikan hari Senin dan Kamis.
Jika skor siswa tidak jauh berbeda, maka tes tersebut reliabel.
Jika nilai berubah sangat drastis, tes tidak reliabel (karena soal bias atau ambigu).
Posting Komentar untuk "Perbedaan Valid dan Reliabel"